Rabu, 18 Mei 2011

ALHAMDULILLAH finally blog nya sudah diterima sama om google,,

heheheh lanjut lagi ke BOGOR

jalan ke bogor kurang afffeeedol rasanya kalo lum mampir ke kebun raya,,,, tapi saya sendiri juga baru sekali masuk ke kebun raya meskipun banyak pohon tapi kenapa ya kok suasannya panas gerahh getuuu akirnya saya gak berlama lama mapir ke kebun raya lagi pula perut saya sudah mulai bernyayi akirnya saya putuskan untuk makan di MP( macaroni panggang) hihihihihi tapi meskipun judulnya macaroni saya gak gitu suka akirnya pilihan saya jatuh ke domba panggang( serem banget ga see) tp saya gak abis soalnya banyak kulit ama lemaknya bikin saya il feel dan gak tau kenapa setelah makan di MP mesti hawanya ngantuk, entah karena kelaparan entah karena suasana tempatnya yg sejuk seoalnya saya milih di taman...setelah saya tahan tahan dengan rasa ngantuk yg melanda tapi tetep akirnya gak tahan juga tibalah saatnya sekarang kita tidurrrrrrr,,, banyak hotel di deket situ ada hotel panggrango 1,2 hotel mirah 1,hotel mirah new,dan santika, kalo di jalan jambu itu setahuku adanya hotel papaho ,, aq juga taunya di tipi...finally saya jatuhkan pilihan ke hotel new mirah. webnya : http://www.mirahhotelbogor.com/
secara keseluruhan hotelnya bagus,bfnya inakkkk, bersih, mbak sm,mas hotelnya ramah cuma kolam renangnya kecil dan di dalem yahh kalo menurut aq kurang deh,,,,.
gak ok rasanya klo ke bogor gak JJS ke fo nya di sepanjang jalan padjajaran sederet fo berderet rapi mulai dari lumbung padi,blossom,donatello dll tp pilihan saya jatuh ke LUMBUNG PADI banyak variant baju2 branded disana,saya memilah dan memilih beberapa baju dapet lah 4 potong baju,, 1 baju st oliver,1 baju esprit,1 tshirt manchester united,1 tshirt mango,,

KEBERSAMAAN
bogor bersama temanz temanz, ini pas perjalanan ke curug cinangka setelah aq ditipu dan diculik sm segerombolan orang orang tidak bertanggung jawab,ini lah kebersamaan kami:
sedap sangat>>??!@#$%^

Seekilas tentang curug nangka

Curug Nangka, merupakan salah satu curug andalan Kabupaten Bogor disamping Curug Luhur dan Curug Cilember. Hal ini dapat terlihat dari foto-foto peta wisata yang menampilkannya dan disandingkan dengan kedua curug tersebut pada pintu masuk kelokasi. 

Menuju kelokasi Curug Nangka bukanlah hal yang sulit, jalan yang beraspal meskipun kecil namun mulus mengakibatkan kendaraan bergardan rendahpun sah-sah aja dibawa menuju lokasi ini. Sarana angkutan umum juga tersedia, namun itu berarti butuh tenaga ekstra lagi untuk berjalan dari lokasi pemberhentian angkutan umum ke lokasi wisata ini. Dari papan penunjuk lokasi wisata Curug Nangka terlhat bahwa ada curug lain yang terletak berdekatan dengan curug ini, yang dinamakan Curug Kawung. Disamping itu, terdapat pula bumi perkemahan yang sering digunakan oleh para pencinta alam menghabiskan malam-malamnya dengan mendirikan tenda-tenda beserta api unggun.

Letak Curug Nangka itu sendiri tidaklah terlalu jauh dari pintu masuk, namun lokasi-nya yang cukup tersembunyi, bisa dimungkinkan terlewatkan saat dikunjungi. Pada kunjungan awal di musim hujan, penulis sendiri menyangka telah mengunjungi dan melihat Curug Nangka, padahal air terjun yang telah penulis lihat sebenarnya adalah Curug Kawung. Lokasi Curug Kawung ini terletak dibagian hulu dari Curug Nangka. Perjalanan menuju Curug Kawung cukup melelahkan karena selain licin oleh hujan atau lembab juga jalan setapak yang dilalui memiliki kontur naik-turun. Meskipun demikian Curug Kawung terletak dilokasi yang cukup terbuka sehingga lebih aman bila sewaktu-waktu terjadi air bah.

Berbeda dengan Curug Kawung, lokasi Curug Nangka bisa dikatakan berada dalam lembah yang curam dan dibatasi tebing-tebing yang tinggi yang tentunya bila sewaktu-waktu terjadi air bah akan sangat berbahaya bagi pengunjung karena bisa dikatakan pengunjung berada di dasar sebuah bejana dengan satu jalan keluar yang diapit oleh tebing tanah yang cukup tinggi.

Walau terletak dibagian hilir dari Curug Kawung, Curug Nangka lebih ekspresif disebut sebagai air terjun. Limpahan airnya sangat deras meskipun di musim kemarau ditambah lagi dengan lokasi-nya yang cukup tersembunyi menambahkan kesan yang lebih alami.

Selain menyajikan objek wisata berupa air terjun, di Curug Nangka banyak sekali berkeliaran kera-kera liar. Kera-kera ini terkadang cukup berani menghampiri pengunjung hanya sekedar untuk meminta/mengambil sisa-sisa makanan. Hal ini tentunya memiliki nilai tersendiri sebagai atraksi tambahan. Sayangnya pada kunjungan terakhir ke objek ini, penulis tidak menemukan satu ekor kera-pun yang mau menampakkan diri, mungkinkah disebabkan karena saat itu sepi pengunjung sehingga sedikit makanan ataukah cuaca yang cukup panas menyebabkan kera-kera tersebut lebih memilih untuk bernaung/sembunyi diantara belukar pepohonan.

Penulis : Silhouette
Fotografer : Silhouette
Lokasi : Ciampea, Bogor
Sumber : navigasi.net  


1 komentar: